Semarang di Dorong Jadi Pusat Kuliner

News —Kamis, 14 Oct 2021 14:11
    Bagikan  
Semarang di Dorong Jadi Pusat Kuliner
Semarang di Dorong Jadi Pusat Kuliner/istimewa

DEPOST BANDUNG

Wakil Wali Kota Semarang Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu MSos akan terus mendorong dan mendukung setiap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadikan Kota Semarang Pusat Kuliner se-dunia.
‘’Makanan dan jajanan jenis apa saja ada di Kota Semarang. Silakan datang dan rasakan. Dari makanan lokal tradisional hingga berbagai jenis masakan impor internasional semuanya tersedia,’’ kata Mbak Ita, panggilan akrab Wakil Wali Kota Semarang.
Dia mengatakan hal itu ketika memberikan sambutan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-1 Perkumpulan Rakyat Semarang Kuliner (Rangkul) sekaligus peluncuran Website UMKM Rangkul di Panci Resto Permata Puri, Ngalian, Kota Semarang, Minggu (10/10).

Baca juga: Cara membuat Keripik Tempe Renyah Awet dan Tahan Lama Anti Gagal

Baca juga: Rekomendasi Tempat Kuliner di Kota Bandung


Mbak Ita memotong tumpeng dan menyerahkan kepada Ketua Umum Rangkul Suyatno ST. ‘’Awalnya organisasi ini Bernama Perkumpulan Rakyat Ngalian Kuliner. Tetapi sejalan bertambahnya anggota hingga 140 UMKM yang bergabung dengan berbagai jenis makanan, akhirnya tidak sekitar Kecamatan Ngalian saja tetapi berkembang se-Kota Semarang,’’ kata Suyatno.
Pengurus UMKM RANGKUL terdiri Penasihat Ir Hj Hevearita Gunaryanti Rahayu MSos. Pengawas Ketua Suharsono. Anggota H Ghufron Musyafa Lc, Haris Padilah SE MM dan Agus Sulistiya STr. Ketua Umum Suyatno ST. Sekretaris Umum Dedy Oktavia Supratiknyo SE MM. Sekretaris Meykardo SSi. Bendahara Umum Dwi Puji Astuti SE MM dan Bendahara Diana Ika Dewi.
Dalam acara itu, Mbak Ita berharap semua anggota Paguyuban Rakyat Semarang Kuliner ini bisa naik kelas. ‘’Tidak hanya di Kota Semarang tapi naik kelas ke regional hingga nasional,’’ katanya.


Baca juga: Polres Cirebon Kota, Musnahkan Ribuan Barang Bukti Miras Dan Narkotika

Baca juga: Ketemu Ganjar, Pemilik Wabah Minta Izin Buat Karakter Wayang Ganjar


Wakil Wali Kota Semarang itu berjanji akan mensupport produk-produk dari anggota Rangkul dan akan dibantu agar bisa masuk ke retail-retail.
"Tapi dengan catatan bisa naik kelas dan memenuhi standar dan kualitas agar nantinya tidak hanya retail di seluruh semarang tapi bisa regional atau nasional bahkan bisa eksport," kata Mbak Ita. Menurut dia anggota Rangkul bisa naik kelas dan meningkatkan kualitas apabila terus berusaha mengembangkan usahanya.
Mendapat Porsi
Wakil Wali Kota Semarang mengatakan, produk UMKM tidak hanya di wilayah tertentu saja, tetapi harus sudah mendapatkan porsi tidak di wilayah sekitar.
Ketua Panitia Arif melaporkan, acara tersebut dihadiri kurang lebih 100 anggota Rangkul dan stakeholder seperti BPR SMS, JNE, BNI, BRI dan Mandiri , Aqua, Andromeda Group, Unnisula, Dituju Cafe, Operator Tri dan Pertamina Lubricant untuk bekerja sama untuk membantu para anggota.
Ketua Paguyuban Suyatno berharap semua anggota bisa saling bekerja sama dan mendukung untuk bisa mewujudkan harapan Wakil Wali Kota semarang.
"Tanpa kerja sama yang baik sesama anggota paguyuban dan pihak-pihak terkait, termasuk Pemerintah Kota agak sulit untuk mewujudkan harapan itu," kata Suyatno.
Acara tasyakuran dihadiri Anggota DPRD Kota Semarang, Suharsono dan mitra kerja sama anggota paguyuban. UMKM Rangkul pada kesempatan itu memberikan santunan kepada anak panti sosial Al Irsyad. Mbak Ita kemudian berkesempatan meninjau pameran produk anggota UMKM Rangkul.

Baca juga: Seram, Teror Hantu Moto Sak Tampah, Penghisap Gairah Hidup Manusia di Pulau Jawa

Baca juga: Kasus Pedagang Dipukul Preman Jadi Tersangka Tak Profesional, Kanit Reskrim Dicopot

Editor: Nely
    Bagikan  

Berita Terkait