Mitos Malam Satu Suro di Masyarakat Jawa

Hiburan —Jumat, 22 Oct 2021 11:51
    Bagikan  
Mitos Malam Satu Suro di Masyarakat Jawa
Mitos Malam Satu Suro di Masyarakat Jawa/Pinterest

DEPOST BANDUNG


Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H ditetapkan jatuh pada Selasa, 10 Agustus 2021. Meski begitu, pemerintah justru menggeser hari libur Tahun Baru Islam 1 Muharram 1443 H menjadi hari Rabu, 11 Agustus 2021.

Tahun baru islam yang dikenal malam 1 suro memilki cerita terendiri bagi sebagian daerah di Indonesia, mulai dari kebudayaan hingga cerita yang beredar.

Meski tidak sebagian daerah mengalaminya namun di beberapa sudut kota hal ini di yakini dan dijalankan sebagai hal yang baik dilakukan.

Masyarakat Jawa biasanya memiliki sejumlah mitos tentang bulan Muharram, dan terutama malam 1 Suro. Bahkan mitos-mitos tersebut diturunkan dari kakak-nenek, hingga anak-cucu mereka.

Berikut 5 mitos di malam 1 Suro yang sering beredar :

  • Tidak boleh menggelar hajatan

Masyarakat Jawa selalu dilarang untuk menggelar hajatan, terutama pernikahan. Bagi pihak yang percaya mitos ini, jika nekat menggelar hajatan maka keluarga akan ketiban sial.

Sementara itu, ada sejumlah pihak yang tak meyakini mitos tersebut. Bagi masyarakat yang tak percaya, meyakini tak diperbolehkannya pesta setiap malam Suro, karena akan mengganggu ritual keraton.


Baca juga: Potato Stick Snack Recipe

Baca juga: Resep Membuat Bubur Kacang Hijau yang Menggugah Selera

  • Tidak boleh bepergian

Muharram bagi masyarakat Jawa adalah waktu yang tepat untuk merenungi kehidupan dan beribadah di rumah. Maka muncul mitos setiap 1 Suro, tidak boleh bepergian. Dan harus berdiam diri dirumah karena bepergian akan mengundang berbagai hal hal pamali.

  • Pindahan rumah

Setiap bulan Muharram atau Suro, masyarakat Jawa dilarang melakukan pindahan rumah. Karena bulan tersebut dinilai bukan hari yang baik. Jadi  Jika kamu berniat untuk pindahan rumah cobalah untuk mencari hari lain.

  • Pesta makhluk halus

Malam 1 Muharram atau 1 Suro diidentikan sebagai pestanya makhluk halus, mereka disebut akan keluar di malam yang keramat ini. Untuk itulah malam satu suro identic dengan mistis dan horor. Dimana setan-setan bergentayangan, bahkan bagi sebagian kalangan malam satu sore dipercaya sebagai malam yang baik untuk melakukan pesuighan dan tumbal.


  • Malam Keramat

Selanjutnya adalah malam 1 suro dianggap sebagai malam yang keramat untuk memandikan barang-barang pusaka, disaat malam inilah Para Jin dan setan yang menghuni suatu benda konon meminta di beri makan dan di beri tumbal, DIbeberpa daerah di jwa juga sering dilakukan tapa atau bertapa di malam 1 suro.


Baca juga: Cara Membuat French toast

Baca juga: Destinasi Wisata Dusun Bambu Bandung

Editor: Nely
    Bagikan  

Berita Terkait